Aep Saeful, Anak Tukang Becak Penderita Tumor Ganas


Hati miris sekali saat ibu Q asal Karawang mengirim pesan di grup kami Peduli Kasih KNDJH tentang seorang anak tukang becak bernama Aep Saeful yang menderita tumor ganas di lengan kirinya. Mang Jono, ayah Aep adalah seorang tukang becak, ibu Aep seorang ibu rumah tangga. Mereka di karuniai 3 orang anak dan Aep adalah anak kedua. Penghasilan Mang Jono sebagai tukang becak memang tidak seberapa, , namun ia selalu bersyukur atas rezeki yang Allah berikan.


13842709121154597549


Aep di RSUD didampingi ayah dan ibunya


(photo kiriman ibu Q di Karawang)


Aep menderita tumor dilengan kirinya sejak tahun 2011, saat itu masih sebesar bola pingpong lalu dioperasi. Satu setengah tahun kemudian tumor itu tumbuh lagi, Februari 2013 dioperasi lagi namun bulan April keluar lagi benjolan sebesar kacang tanah dari bekas jahitan operasi. Bulan Agustus tumor makin besar hingga sekepalan tangan dan berwarna merah. Orang tua mana yang tidak sedih melihat anaknya menderita.


Lalu Aep dibawa ke RSUD terdekat namun pihak rumah sakit tak sanggup menangani karena keterbatasan alat alat. Lalu di rujuk ke rumah sakit yang lebih besar dengan peralatan lengkap karena Aep harus di chemo. Dengan naik bus kota serta berbekal surat keterangan tidak mampu dari RT/RW, mang Jono dan istri membawa Aep ke rumah sakit rujukan. Saat itu Aep masih bisa jalan. Rumah sakit memberi jadwal chemo untuk Aep pada bulan Desember 2013 karena masih dianggap tumor jinak. Aep cukup dirawat dirumah saja tapi dianjurkan kontrol sambil menunggu waktunya chemo.


Dalam waktu satu setengah bulan, tumor di lengan Aep semakin besar. Kini sudah seukuran kepala bayi dan Aep hanya bisa terlentang. Jangankan berdiri, dudukpun ia sudah tak mampu. Badannya makin kurus dan lemah. Jika harus kontrol ke rumah sakit, harus ada dana untuk sewa mobil karena jarak rumah sakit sangat jauh. Akhirnya Aep di rawat dirumah saja dengan jamu jamuan dan herbal dari para tetangga.


Memang Mang Jono dan istri tak berani minta bantuan, mereka hanya mohon doa dari siapa saja yang membaca kisah ini. Siapa tahu ada mujizat dari Allah SWT untuk kesembuhan anaknya. Namun kita semua pasti mengerti bahwa sesungguhnya mereka sangat butuh dana untuk pengobatan Aep.


Ibu Q yang menjadi pelanggan becak mang Jono terketuk hatinya untuk mengirim pesan kepada kami dari grup FB “Peduli Kasih KNDJH” .


Berkat bantuan dana dari beliau dan kawan kawan untuk menyewa mobil, saat ini Aep sudah dirawat di RSUD Karawang. Saya sendiri sudah mengirim email ke Bupati Karawang , semoga saja mendapat tanggapan segera dari beliau.


Saat ini kami dari grup FB “ Peduli Kasih KNDJH” sedang menggalang dana untuk membantu Mang Jono. Siapa tahu Aep bisa dibawa kerumah sakit swasta agar dapat ditangani segera. Jika diantara pembaca ada yang ingin membantu. Silahkan kirim pesan pribadi dan saya akan berikan alamat , nomor nomor telpon yang bisa di hubungi serta nomor rekening bank. Insya Allah amanah ini akan kami salurkan segera pada Mang Jono. Terima kasih .


Jika ada hal hal yang ingin ditanyakan, silahkan hubungi saya di +61422560369


Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan pada Aep Saeful dan sehat seperti semula. Semoga Mang Jono dan keluarga diberi kekuatan dalam menjalani cobaan ini. Amin YRA.



Catatan :


*Terima kasih untuk ibu Q, berkat beliau kami tahu kisah anak mang Jono.


*Grup FB “ Peduli Kasih KNDJH” dibentuk oleh seorang ibu muda bernama M yang bercita cita memiliki sebuah panti asuhan di Indonesia. Adminnya hanya 3 orang yaitu saya ( Australia), Mitha (Hongkong) dan Mas Syaiful ( Indonesia). Niat kami mendirikan grup ini agar bisa bersafari keseluruh Indonesia membantu anak anak yatim dan keluarga tak mampu. Insya Allah.



*******NO ONE HAS EVER BECOME POOR BY GIVING*****



sumber : http://sosbud.kompasiana.com/2013/11/12/aep-saeful-anak-tukang-becak-penderita-tumor-ganas-607397.html

Artikel Terkait:

 

Kompasiana Blog Copyright © 2014 -- Powered by Blogger