Miris.. 2014 Parpol Koruptor Paling Diminati


Partai yang paling banyak korupsi ternyata akan menjadi pemenang di pemilu 2014.

Fakta ini terungkap setelah membandingkan antara data ICW dengan LSI.


ICW merilis para politisi yang korupsi selama tahun 2012. LSI merilis survei perolehan terakhir pada 20 Oktober 2013.


Hasil kompilasi data berdasarkan asal partainya, menunjukan dari 23 politis yang korupsi, sebagian besar berasal dari :


1. 30,5 % berasal dari Golkar

2. 17,5 % dari PDIP

3. 17,5 % dari Demokrat

4. 17,5 % dari PAN

5. 9 % dari PKB

6. 4 % dari Gerindra

7. 4 % dari PPP


Berdasarkan hasil survei LSI menunjukan bahwa prediksi perolehan suara partai politik menurut hasil survei yang dirilis pada 20 Oktober 2013 sbb :

1. Golkar 20,4 %

2. PDIP 18,7 %

3. Demokrat 9,8 %

4. Gerindra 6,6 %

5. PAN 5,2 %

6. PPP 4,6 %

7. PKS 4,4 %


Hubungan yang positif antara asal partai komposisi politisi yang korupsi dengan survei komposisi urutan pemenang pemilu 2014 versi LSI, menunjukan bahwa masyarakat masih tidak peduli apakah partai tersebut korupsi ataukah tidak.


Masyarakat masih tidak peduli dengan kebersihan sebuah partai. Masyarakat masih belum menghukum partai-partai yang kadernya melakukan korupsi.


Masih belum terlalu pedulinya masyarakat terhadap korupsi atau tidaknya, dapat disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, penguasaan sebuah parpol terhadap Media.


Lihatlah Golkar dan PDIP, walau politisinya paling banyak yang korupsi namun justru tetap berada di puncak. Ini bisa jadi karena penguasaan terhadap medianya cukup baik sehingga isu-isu korupsinya tidak terblow up secara massif.


Kedua, tidak tereksposnya korupsi politisi dari partai tertentu disebabkan kebanyakan korupsinya ditingkat daerah sehingga media TV nasional kurang menarik untuk mengangkat isu tersebut.


Ketiga, masih kuatnya struktur Golkar dan PDIP hingga ke desa-desa, sehingga penguasaan teritorialnya masih sangat kuat.


Keempat, ada figur yang begitu kuat ditubuh partai tersebut. Lalu satu-satu figur tersebut dimanfaatkan untuk mendongkrak suara. Lihatlah PDIP, yang menjadikan Jokowi sebagai icon PDIP, dimana hampir disetiap pilkada Jokowi menjadi jurkam bagi calon yang diusung oleh PDIP.


Kelima, tipe sinterklas masih diminati oleh masyarakat. Walau politisi tersebut korupsi, tapi bila datang lalu membagi-bagi uang maka dilupakanlah segala prilaku korupsinya.


Sumber :

http://news.liputan6.com/read/476467/ini-daftar-politisi-korup-di-2012

http://politik.news.viva.co.id/news/read/452536-survei-lsi–golkar–pdip–dan-demokrat-berpotensi-jadi-3-besar

http://regional.kompas.com/read/2009/05/09/22401496/Inilah.Hasil.Akhir.Perolehan.Suara.Nasional.Pemilu



sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/11/11/miris-2014-parpol-koruptor-paling-diminati-607086.html

Artikel Terkait:

 

Kompasiana Blog Copyright © 2014 -- Powered by Blogger