Ratusan Masa Aksi Sampaikan Malik Mahmud Wali Nanggroe Palsu


BANDA ACEH - Ratusan orang melakukan aksi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh hari ini, Kamis, (14/10) sekira pukul 11.30.


Sejumlah masa tersebut menamakan diri Aliansi MAsyarakat Aceh rayeuk (AMAR). Awalnya masa berkumpu di Mesjid Raya Banda Aceh, dengan atribute pengeras suara, spanduk dan lain sebagainya.


Masa membawa spanduk dan karton bertuliskan seperti “Jangan kotori lhee sagoe aceh dengan bendera bulan bintang dan Wali Nanggroe versi DPRA


Koordinator aksi Alfi menyampaikan dalam orasinya “Siapa pemicu perang bodoh di tanoh endatu- wahai anggota dewan, jangan dibodoh-bodohi oleh mafia singapore selamatkan hak dari jajahan wali nanggroe palsu Malik Mahmud dan para korbannya,” kata dia.


kAksi masa juga menuntut kinerja DPRA dalam meningkatkan perekonomian kesejahteraan masyarakat Aceh dan menyelesaikan Qanun yang langsung berhubungan dengan kepentingan Rakyat serta meninjau kembali qanun-qanun yang menuai kontra. “selamatkan hak dari jajahan wali nanggroe palsu- akui saja, siapa pemicu perang bodoh di tanoh endatu,” teriaknya.

Dia juga mengatakan Pemerintah harus bertanggung jawab atas korban-korban semasa konflik seperti.


1. Safwan idris, 16 september 2000

2. Dayan daud, 6 september 2001, dosen Unsyiah

3. Jafar Sidiq di medan

4. Nashruddin Daud, anggota DPRD aceh selatan

5. Brigjen TNI HT Johan, mantan Wagub

6. Zaini Sulaiman, anggota DPRD aceh

7. Ismail Shah Putra, singapura

8. Tengku Usman Pasi Lhok, malaysia

9. Tengku Wabah di Sungai Cincin, Gombak malaysia

10. Iliah Habib, singapura

11. Win Zuhdi banta muda, singapura

12. Mengucilkan “Tgk. Lah” Abdullah syafii

13. Tengku Pon Cagee, 2011,

14. Guree Rahman, Malaysia

15. Teuku Zulfari, 2000


| FIQIH PURNAMA


http://www.ajnn.net/2013/11/ratusan-masa-aksi-sampaikan-malik-mahmud-wali-nanggroe-palsu/



sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/11/14/ratusan-masa-aksi-sampaikan-malik-mahmud-wali-nanggroe-palsu-609405.html

Artikel Terkait:

 

Kompasiana Blog Copyright © 2014 -- Powered by Blogger