Apakah Jokowi Berani Melawan Pencitraan?


Menghilangkan subsidi BBM sama dengan kenaikan harga BBM. Ini mesti diperjelas dulu. Soalnya saya terheran-heran dengan Jokowi –Ahok lovers yang secara berjamaah menyetujui dan mendukung penuh usulan Jokowi -Ahok perihal keinginan DKI bebas subisidi BBM. Singkat cerita, masyarakat pemuja Jokowi-Ahok setuju kenaikan harga BBM secara total, daripada dicicil-cicil seperti sekarang.



Saya sih hakkul yakin jika Jokowi benar dicalonkan jadi capres, dia akan menang satu putaran. Saya membayangkan begini. Jika nanti benar jadi presiden, tentu program pertama Jokowi, jika dia benar konsisteni ngin menghapuskan subsidi BBM, adalah menaikkan harga BBM. Tentu akan ada protes dari masyarakat dan mahasiswa. Apakah para pemuja Jokowi akan menuduh demo anti BBM ini sebagai pasukan nasi bungkus? Wallahu a’lam.



Cuma yang menjadi pertanyaan, apakah Jokowi dalam kampanye sebagai capres nanti berani mengatakan, “ Jika saya terpilih sebagai presiden, saya akan naikkan harga BBM ! “ Jika berani, tentu ini menjadi sejarah baru perkampanyean capres yang selama ini selalu bicara yang bikin rakyat mabuk janji manis. Bukankah Ahok mengatakan, DPR nggak akan berani menghilangkan subsidi BBM karena tidak populer apalagi pada tahun politik ini. Apakah Jokowi berani?



sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/12/19/apakah-jokowi-berani-melawan-pencitraan-617818.html

Artikel Terkait:

 

Kompasiana Blog Copyright © 2014 -- Powered by Blogger