Catatan Kampanye ; Politic is Art of Possibility


Seperti yang lain, saya mendapat kabarnya kemarin. Hikmat Tomet, suami Gubernur Banten Ratu Atut, meninggal dunia. Dari headline sebuah web online yang saya baca di smartphone, almarhum meninggal di Rumah Sakit. Headline portal berita online tersebut mendorong saya untuk mengucapkan Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Tetapi headline tersebut tidak mendorong saya untuk membaca detail berita lebih lanjut.


Tetapi hari ini tweet @kontannews tentang meninggalnya Hikmat Tomel, menggelitik saya untuk membaca lebih detail berita tersebut. Pada Headline ditulis bila almarhum sudah masuk DCT (Daftar Caleg Tetap) dan dicoret pencalegannya karena meninggal. Dalam body text berita disebutkan bila suami Gubernur Banten itu meninggal di RSPAD Gatot Subroto meninggal pada Sabtu pukul 15.15 WIB akibat stroke dan beliau sudah sakit dalam setahun terakhir.


Bagi saya sebagai caleg berita ini tentu mengejutkan. Ada caleg yang selama setahun terakhir sedang sakit stroke, tetapi masih bisa mendaftar sebagai Calon Anggota Legislatif. Lebih jauh dari itu malah bisa ditetapkan dalam Daftar Calon Tetap. Masih lekat dalam ingatan saya dalam beberapa bulan ke belakang, kira April-Mei, ketika saya dan teman-teman disibukan dengan pendaftaran berkas-berkas caleg. Diantara syarat menjadi caleg adalah Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan adanya Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani yang dikeluarkan oleh dokter dan Rumah Sakit pemerintah.


Surat keterangan sehat jasmani bisa saya dapatkan setelah menjalani rangkaian test kesehatan fisik yang ketat dan panjang. Sedangkan surat keterangan sehat rohani bisa saya dapatkan setelah saya duduk di ruang psikiatri selama 1,5 jam untuk menyelesaikan 1000 psycho test. Saya jadi bertanya-tanya dokter dan psikiatri mana yang bisa mengeluarkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani bagi orang yang sedang sakit stroke.


Sepenuhnya saya faham bila politik itu the art of possiblity, seni segala kemungkinan. Tetapi saya sanksi bila yang dimaksud adigium tadi polanya seperti ini.


Bandung, 10-11-2013



Note ;



Link beritanya


http://nasional.kontan.co.id/news/sudah-masuk-dct-pencalegan-hikmat-tomet-dicoret/2013/11/10



sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/11/10/catatan-kampanye-politic-is-art-of-possibility-608286.html

Artikel Terkait:

 

Kompasiana Blog Copyright © 2014 -- Powered by Blogger