Bupati Dharmasraya Ir Adi Gunawan saat menyemakan tanda peserta kepada salah satu pahlawan demokrasi di Dharmasraya. foto-foto dokumen pribadi.
Untuk menjadikan pemilu yang damai, aman dan tentram Kabupaten Dharmasraya telah menciptakan 172 pahlawan demokrasi untuk mengawal proses pemilu 2014 di Bumi Cati Nan Tigo. 172 pahlawan demokrasi ini terdiri dari 163 Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), 33 Pengawas Pemilu Kecamatan (PPK) dan 3 Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaslu).
Bupati Dharmasraya Ir H Adi Gunawan MM mengajak seluruh elemen yang ada di Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, terutama kepada 172 pahlawan demokrasi untuk menjadikan Pemilihan Umum 2014 mendatang menjadi pemilu yang berkedaulatan hingga tercipta pemilu damai dan bandusanak di Bumi Cati Nan Tigo. Hal ini diungkapkan Bupati dalam acara pembekalan PPK dan PPL Jumat (8/11) kemarin.
“Mari kita jadikan pemilu di Dharmasraya pemilu berkedaulatan dengan menggunakan azas KISS dengan mengedapankan 5 K dan menghilangkan 3 aspek,”jelasnya.
Bupati Dharmasraya Ir H Adi Gunawan (Tengah) saat pembekalan kepada 172 pahlawan demokrasi berlangsung.
Kata alumni Unand Sumbar ini, azas KISS yang harus dilakukan yakni dengan menciptakan pemilu yang ber_ Koordinatif, Integratif, Singkronisasi dan sederhana dengan mengedepankan 5 K yakni Kerja dengan niat, Kerja Ikhlas, Kerja Semangat, Kerja Keras dan Kerjasama dengan menghilangkan 3 aspek yakni Aspek Intemidasi, Aspek manipulasi dan Aspek money politik sehingga pemilu berkedaulatan bisa tercapai.
“Tugas ini ada pada anda para pahlawan demokrasi,”kata Bupati memberikan semangat kepada 136 pengawas pemilu lapangan (PPL), 33 Pengawas Pemilu Kecamatan (PPK) dan 3 Pengawas pemilu Kabupaten (Panwaslu).
Jika konsep ini, kata Bupati diterapkan dalam menjalankan roda pemilu 2014 mendatang, dirinya yakin pemilu di Kabupaten Dharmasraya akan menjadi pemilu yang aman, damai dan badunsanak serta pemilu 2014 menjadi pemilu berkualitas sesuai dengan harapan dari kita semua.
Bupati Dharmasraya Ir H Adi Gunawan saat memberikan arahan kepada 172 pahlawan demokrasi.
“Bapak dan ibu semua diberikan amanah untuk melakukan pengawasan pemilu 2014, tentu dalam pengawasan itu akan ada rintangan dan godaan yang akan menjadikan amanah itu bisa tergadaikan. Disinilah peran dari bapak dan ibu untuk melakukan pengawasan sesuai dengan tugas dan tanggungjawab yang dibebankan kepada bapak dan ibu semua. Mari kita ciptakan pemilu berkedaulatan,”ungkap Bupati.
Ditambahkan Bupati, bapak ibu semua merupakan orang-orang yang luar biasa yang berkerja dengan tantangan yang luar biasa semoga bisa menjalankan amanah ini dengan luar biasa pula sehingga anda tetap menjadi orang yang luar biasa.
172 pahlawan demokrasi yang ada.
“Melalui bimtek ini untuk mempersamakan visi dan misi panwaslu Kabupaten hingga terjadi integrasi dari bawah hingga ke atas dan satu persepsi dalam pemahaman sesuai dengan juknis dari panwaslu. Saya yakin dan percaya dibawah bapak ibu semua pemilu dapat diawasi dengan sebaik-baiknya,”tandasnya. (****)