Oposisi Yang Kehilangan Fungsi


Indonesia mempunyai saluran suara rakyat yang di wakili DPR. Yang diwakili aleg aleg parpol hasil pemilu. Dimana ada 2 kubu secara gampanganya.


Kubu pemerintahan, yaitu kubu yang parpolnya ada dijajaran pemerintah. Dan kubu opisisi dimana tidak terlibat di pemerintah pusat.


Yang saya bingung itu kubu oposisi kemana saja? Kita sudah sama sama tahu pemerintahan kurang sana sini tapi kubu oposisi tak lakukan usaha maksimal. Malah terkesan macam krupuk kena air.


Dan terkadang aneh juga. Saat pemerintah melakukan kebijakan tidak pro wong cilik, wong cilik demo atau protes kadang parpol kubu oposisi ikut demo tapi di jajaran tingkat tinggi mlempem. Aspirasi wong cilik cuma berhenti di berita berita media cetak & tv.


Tak sampai di situ kubu oposisi terkesan bermain aman, meski tahu pemerintah bermasalah tapi didiamkan saja.


Parahnya lagi saat ada parpol oposisi yang memenangkan pemilihan jabatan publik kelakuannya tak beda dengan lainnya, janji janji manis saat kampanye dan dibingkari, atau bahkan saat di kritk malah si pengkritik di hujat habis habisan. Sungguh menyedihkan.


Mungkin di 2014 kita sebaiknya tetap mencoblos, hanya saja perlu sedikit menggali informasi, mana parpol yang terbaik di antara terburuk… atau yang kita kenal anggota anggota parpolnya dibsekitar kita, agar kalau orang orang parpol itu bermasalah kita bisa protes!!


mari mencari, mempelajari, pakai akal sehat!



sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/11/13/oposisi-yang-kehilangan-fungsi-610334.html

Artikel Terkait:

 

Kompasiana Blog Copyright © 2014 -- Powered by Blogger