SIAPA PRIA MISTERIUS YANG MENULIS SURAT UNTUK ANAS?


SIAPA PRIA MISTERIUS YANG MENULIS SURAT UNTUK ANAS?


Kemarin malam, sepulang dari kantor, saya langsung ‘ngidupin’ tipi. Ada jumpa pers dari loyalis Anas yang bergabung di Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI). Jumpa pers tersebut bersamaan waktunya dengan penggeledahan rumah kediaman AU oleh KPK.


Wah, kayaknya berita menarik nih, pikirku. Apalagi di layar kaca sudut kanan atas tertera kalimat “SIARAN LANGSUNG” semakin menggoda rasa penasaranku. Saya langsung mengambil remot kembali dan mengencangkan volume suara tipi. Dengan wajah serius ala gogon, mata saya melototin tipi yang didalamnya ada orang sedang serius cuap-cuap.


Setelah beberapa lama, tiba-tiba sang loyalis (lupa namanya) mengambil secarik kertas untuk dibacakan. Secarik kertas itu adalah sebuah surat yang ditujukan kepada AU. Pengirim surat tsb adalah pegawai internal KPK yang juga “katanya” pengagum berat AU. Pengirim surat tersebut “masih katanya” sangat prihatin atas bocornya draft sprindik Anas, sebelum KPK secara resmi menetapkannya menjadi tersangka kasus Hambalang.


Masih penjelasan loyalis Anas bahwa surat tersebut sebenarnya bersifat “TOP SECRET” alias rahasia dan tak ingin disampaikan kepada media. Namun karena surat asli sudah ditemukan KPK maka statusnya berubah dari “top-secret’ menjadi “unclassified” bin “bukan rahasia lagi” dan dapat dikomsumsi publik. Berikut petikan surat yang dibacakan secara langsung oleh loyalisnya jurubicara PPI.


“Kepada yth


Bapak Anas Urbaningrum


di tempat.


Sebelumnya saya mohon maaf, dengan surat ini, dan untuk kebaikan saya, dan menjaga kerahasian ini, maaf saya tidak menyebut identitas saya yang sebenarnya. Saya adalah pegawai biasa di KPK. Pak Anas yang lugu dan polos. Politik itu memang benar sadis dan tidak ada hati nurarni. Teman, kerabat, tidak heran kalau itu musuh, dan lawan politik.


Termasuk Pak Anas adalah korban politik dari elit pertinggi-petinggi di internal sendiri, dan dibalik ini semua adalah Pak SBY dan kroninya.


Masalah bocornya sprindik, saya tersenyum, tapi hati saya terluka. Pak Anas, saya adalah pengagum Pak Anas. Dan di belakang Pak Anas banyak yang suport, dan kita siap mendukung perlawanan politik ini. Termasuk mahasiswa, kita sudah mulai cerdas, agar keberanaran itu siap kita dukung.


Pak Anas, ada hal yang penting, saya informasikan. Di KPK itu ada surat pemeriksan bendahara demokrat Nazaruddin. Di mana BAP nya tersebut, Nazaruddin melaporkan, di mana Pak SBY menerima dana untuk kampanye pilpres 2009.


Dimana, BAP tersebut sudah ditanda tangani Nazaruddin. Tapi, sampai sekarang ini, tidak pernah diangkat KPK. Dan tidak diteruskan langsung sampai sekarang. Mungkin nanti bisa saya kasih soft copynya, ke Pak Anas. Mungkin ini bisa sebagai amunisi perlawanan politik buat Bapak. Demikian surat ini saya buat sebagai bentuk pendukung dan pengaggum Pak Anas. Akhir kata saya ucapkan Maju terus, kebenaran pasti terungkap.”


Walaupun isi surat tersebut sudah tidak rahasia lagi, saat dipancing oleh wartawan untuk mengungkapkan nama penulis surat tersebut, jubir PPI tsb hanya bergeming. Malah tidak bersedia untuk menunjukkan potokopi surat tersebut untuk diabadikan oleh wartawan foto. Ditambahkan juga bahwa Anas sendiri tidak mengenal siapa penulis surat tersebut.


###selesai##


Tak berapa lama, saya matikan tipi dan langsung mengambil handuk untuk bergegas untuk mandi.


Entah mengapa, setiap ada kasus atau kejadian yang menimpa para pesohor negeri sering dibalut dengan drama, bahkan kadang bukan hanya sekedar “drama” lebih tepat saya sebut “didramatisir” sedemikian rupa.


Dengan “mendramatisir” diharapkan opini “terzolimi” terbentuk di masyarakat, kemudian akan timbul ‘rasa iba’ (baca:pembelaan) dari masyarakat. Dan publik akan ramai-ramai bersimpatik. Karena jurus-jurus ini memang cukup efektif untuk mengambil hati masyarakat. .


Akhir kata, tanpa memihak siapapun, saya hanya berharap kebenaran benar-benar ditegakkan di negeri ini. Titik.


Oh iya, mari kita sama-sama menunggu jawaban atas judul tulisan ini. Oh,oh, siapa dia???


Sumber: http://news.okezone.com/read/2013/11/12/339/895990/secarik-surat-misterius-untuk-anas-urbaningrum


Salam tabik erat,


Parjalpis, siantarcity



sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/11/13/siapa-pria-misterius-yang-menulis-surat-untuk-anas-608969.html

Artikel Terkait:

 

Kompasiana Blog Copyright © 2014 -- Powered by Blogger