Mari Sukseskan Pemilu 2014 Part II


Salah Indikator dari pemilu yang sukses adalah hak suara masyarakat dapat terpenuhi. Selain hak terpenuhi, masalah golongan putih (golput) menjadi indikator penting dari sukses atau tidaknya suatu pesta demokrasi. Ketika masyarakat beramai-ramai melakukan golput atau tidak menentukan pilihan maka semakin tidak sukses pula suatu demokrasi. Hal tersebut disebabkan oleh lemahnya legitimasi calon pemimpin yang terpilih di pemilu tersebut.


Berbagai permasalahan yang terjadi seputar DPT bisa menciderai demokrasi Indonesia. Karena data-data yang bermasalah tersebut bisa menjadi sumber kecurangan dan penggelembungan suara calon-calon tertentu. Selain itu, kisruh DPT tersebut juga dapat menyebabkan kepercayaan masyarakat terhadap pemilu akan semakin menipis. Dengan menipisnya kepercayaan masyarakat akan berujung pada sikap dan tindakan apatis, sehingga kemungkinan golput pun akan semakin besar.


Pada dasarnya Golput bukanlah masalah bagi suksesnya Pemilu tersebut jika Golput tersebut merupakan pilihan yag dating dari pemilih itu sendiri, akan tetapi saat ini yang perlu dikhawatirkan adalah adanya pihak-pihak tertentu yang mempolitisasi atau memaksa pemilih untuk Golput dengan berbagai alasan, sehingga akan muncul berbagai penyelewengan dalam penggunaan hak suara tersebut.


Pemilu merupakan fenomena penting dalam mengukir sejarah bangsa ini. Sebab melalui pemilu kita dapat menentukan nasib bangsa Indonesia lima tahun ke depan, kepada siapa kita akan mempercayakan kepemimpinan bangsa ini dan siapa yang akan mengemban amanah rakyat.Untuk itu, semua elemen masyarakat dapat mengambil peran masing-masing demi suksesnya Pemilu 2014.



sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/12/19/mari-sukseskan-pemilu-2014-part-ii-619911.html

Artikel Terkait:

 

Kompasiana Blog Copyright © 2014 -- Powered by Blogger