Jumat keramat lagi-lagi memakan korban. Kali ini menimpa Gubernur Banten, Ratu Atut Choisiyah. Langkah berani KPK ini direspon baik pro atau kontra. Pihak yang pro mengatakan bahwa langkah KPK ini adalah langkah awal untuk membuka praktek korupsi yang sudah terlanjur mengakar di Banten. Pun sebaliknya banyak pihak yang kontra terhadap apa yang dilakukan oleh KPK, khususnya para ‘jawara Banten’.
Seperti yang banyak diberitakan oleh banyak media, bahwa banyak jawara yang tak menerima KPK mengobok-obok kekuasaan Atut. Entah kenapa, mereka mengatakan membela Atut karena kedekatan dengan ayahanda Atut. Padahal sejatinya jawara adalah orang yang membela rakyat, bukan penjilat penguasa.
Selain jawara, banyak pihak yang mengaku ‘ahli santet’ turut mengecam tindakan KPK. Mereka bahkan mengancam akan menyantet orang-orang KPK. Yang jelas, langkah KPK ini apabila benar sangat patut di apresiasi. Jangan (takut) Atut, KPK. Tuhan bersama pembela kebenaran. Rakyat dibelakang kalian!
Salam,