Indonesia-Japan Expo (IJE) 2013
Wakil Presiden RI Boediono, membuka acara Pesta perayaan ulang tahun hubungan Indonesia – Jepang ke-55 di Arena Pekan Raya Jakarta Kemayoran, Kamis siang tadi, 19 Desember 2013. Acara yang dimaksudkan untuk memperingati 55 tahun hubungan kerjasama Indonesia Jepang itu ditandai dengan gelaran pameran bertajuk ‘Indonesia Japan Expo 2013’ (IJE). Tarian dari grup Nini Thowok memukau hadirin dengan menampilkan tarian kolaborasi budaya Jepang dan Indonesia.
Wakil Presiden RI Boediono sesaat sebelum membuka resmi IJE 2013
- Grup Didik Nini Thowok tampilkan tarian memukau
Pameran dibuka mulai hari ini, Kamis, 19 Desember 2013 sampai Minggu 22 Desember2013. Penyelenggaraan perayaan ultah ini adalah untuk kedua kalinya setelah yang pertama diadakan pada 2008. Tema yang dipilih adalah Smart Community dengan alasan untuk menjawab dua persoalan yang ada di masyarakat Indonesia. Persoalan itu adalah persoalan kelangkaan dan keamanan serta kelangsungan pasokan bahan makanan,obat-obatan, air bersih. Persoalan kedua adalah mentransformasi masyarakat Indoensia menuju masyarakat dengan gaya hidup yang berdiri di atas pemanfaatan dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
Ada hal yang menggelitik, saat acara dimana tamu undangan yang kabarnya disebar 3000an, namun tidak banyak yang mengisi kursi yang telah disiapkan. Akhirnya beberapa baris kursi di bagian belakang ditarik ke ruang sebelah, agar tidak terlalu mencolok kekosongannya. Beberapa tamu undangan tidak nampak hadir, termasuk Gubernur DKI Jakarta, Jokowi dan kepala daerah lainnya. Satu lagi, seting panggung kurang tepat. Lokasi juru foto yang dibatasi dan jauh di belakang serta pencahayaan yang kurang tepat, menyulitkan pengambilan gambar di area panggung. Hal ini diamini seorang panitia yang sempat bertanya kepada saya. Dia mengakui setingnya keliru. Namun dengan kekurangan yang ada, acara pembukaan yang berdurasi kurang lebih dari 1 jam itu berjalan lancar.
Gelar acara IJE, selama 4 hari itu akan diisi dengan kegiatan menarik, yakni pameran dan seminar, workshop, talkshow dengan nuansa Jepang, ada kelas origami, ragam kompetisi, pentas budaya dan music yang berisi kolaborasi budaya angklung dan shansin dari jepang. Pameran ini sangat menarik menampilkan stand-stand dari para pengusaha Jepang, tentu dengan teknologi modern berbasis ramah lingkungan. Saya pikir anda wajib untuk datang melihatnya. Berikut ini foto-foto yang saya abadikan.
Seting panggung yang tak tepat dan dibatasi, menyulitkan fotografer memotret area panggung.
Salah satu penandatanganan MOU kerjasama Indonesia Jepang
Penampilan tarian
Penampilan tarian
Penampilan tarian
Deretan kursi dikurangi, karena yang hadir tidak sesuai dengan jumlah undangan
Beberapa kursi masih kosong saat acara.
Salah seorang hadirin menikmati koran yang disediakan panitia
salah satu alat yang dipamerkan
Model rumah ramah lingkungan dengan energi bio
Konsep banguan cerdas.
Miniatur konsep transportasi massal
Miniatur sistem pembangkit listrik tenaga nuklir
Teknologi pertanian modern dengan sistem robotic
Stand alat robotic
Seluruh foto diambil oleh GanendraX
Salam dari Asal.